Kenali Tanda-Tanda Kamu Mengalami Burnout
Kenali tanda-tanda kamu mengalami burnout!
halo semua! gimana hari ini? semoga tetap semangat yaa! apalagi setelah menjalani aktivitas yang panjanggg <3
anyway kalian pernah gak sih ngerasa capek terus-terusan tapi gak tahu kenapa dan susah banget buat semangat lagi?
nah jika pernah, bisa jadi kalian sedang mengalami kelelahan emosional atau yang sering kita kenal dengan burnout syndrome.
kalian tahu gak sih apa itu burnout syndrome?
menurut Maslach & Leiter (2016) burnout adalah sindrom psikologis yang muncul sebagai respon individu terhadap stres di tempat kerja. Sedangkan menurut Staten (2018) burnout adalah sebuah keadaan yang melemahkan seseorang sebagai akibat stress yang luar biasa.
jadi bisa kita simpulkan teman-teman, kalau burnout syndrome atau kelelahan emosional itu ialah kelelahan berlebihan secara fisik, mental dan emosi akibat stress yang berlebihan dan berkepanjangan.
nah biasanya rentan terjadi pada mahasiswa juga karna proses perkuliahan. Penyebabnya bisa dari beberapa faktor, diantaranya ialah:
- Lack of Social Support (kurangnya dukungan sosial), salah satu hal penting yang dapat mengurangi burnout adalah dengan adanya seseorang yang selalu mendampingi dan menghargai apa yang kita lakukan.
- Demographic Factors (faktor demografis), nah biasanya laki-laki lebih membutuhkan dukungan dan bantuan social daripada perempuan. Kurangnya dukungan sosial terhadap laki-laki dapat menyebabkan perasaan terasing dan kekecewaan, yang mengarah pada burnout jika tidak diidentifikasi.
- Self-Concept (konsep diri), individu dengan konsep diri yang rendah lebih rentan terhadap stress dan tertekan saat belajar.
- Isolation (isolasi), terjadi ketika individu rentan mendapatkan kritik. Karena kurangnya dukungan sosial menyebabkan perasaan kesepian dan isolasi. Perasaan inilah yang akhirnya mengarah ke burnout.
kemudian faktor tersebut yang menyebabkan; jam tidur yang kurang, deskripsi pekerjaan yang terlalu menuntut, ekspektasi pencapaian yang terlalu tinggi, jam kerja yang terlalu banyak, tidak meluangkan waktu untuk bersosialisasi atau bersantai, hingga gaya hidup yang tidak sehat, dan lain sebagainya.
nah, akhirnya kalian bisa mengalami kelelahan emosional, diantaranya kalian bisa:
1. Sulit berkonsentrasi
2. Mengalami kesulitan tidur
3. Gelisah dan mudah tersinggung
4. Mengalami kelelahan fisik dan mental secara terus-menerus
5. Depresi, dll.
nah lho, kira-kira kalian pernah ngalamin itu tidak? jika pernah lalu gimana solusinya, ya?
penulis punya bebarapa tips nih yang bisa kalian lakukan, misalnya :
1. Lakukan aktivitas menyenangkan
kalian bisa coba bagi waktu kalian untuk melakukan hal-hal yang kalian suka misalnya; jajan makanan enak, nonton drakor, duduk di cafe sambil minum coklat panas, bernyanyi, bermain alat musik, ketemu dan cerita sama teman, baca buku atau tidur. Jadi harimu bukan hanya kerja, laporan, deadline, atau revisi hihihi
2. Ambil waktu relaksasi
kalian bisa melakukan yoga, meditasi, atau taichi untuk membantu menghilangkan stress ya
3. Tidur yang cukup
tidur yang cukup juga bisa membuat tubuh kalian lebih bugar dan sehat lho
4. Apresiasi diri dan kurangi ekspektasi
nah jangan lupa untuk apresiasi kepada diri sendiri yang sudah dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik, dengan mengapresiasi diri artinya kamu menghargai apa yang sudah kamu upayakan dengan susah payah
5. Ubah gaya hidup
terapkan gaya hidup sehat dengan cara mengonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup, ya!
6. Konsultasi dengan konselor atau psikolog
jika kamu tidak ada orang terdekat untuk curhat dan sudah kewalahan menghadapi burnout, lebih baik konsultasi dengan konselor atau psikolog.
burnout jangan dibiarkan berlarut-larut! Yuk, konsultasi dengan konselor atau psikolog agar kesehatan mentalmu tetap terjaga<3
Referensi :
Khairani, Y., & Ifdil, I. (2015). Konsep Burnout pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Konselor. h 208-214.







Komentar
Posting Komentar
berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung, terima kasih!<3